Monday, 9 September 2013

Ketidaknyamanan selalu menghantui pikiran dan hati ini

Selalu berharap bahwa engkau yang selalu kuharapkan datang mengulurkan tangan ketika ku terjatuh. Terkadang mengapa justru orang lain yang datang, ku coba bangkit sendiri dengan menghiraukan orang lain yang mengulurkan tangannya. Itu karena ku menghargaimu, namun entah sampai kapan ku mampu mengabaikan orang yang memperhatikanku, sedangkan aku sendiri yakin bahwa engakulah malaikat yang selalu temani jiwa yang sepi ini. Namun kumerasa semakin jauh dengan apa yang diharapkan. Mungkin ketika hati ini tak mampu lagi menghadapi kondisi yang tidak meyakinkan hati, ku akan mengambil sikap yang tegas, karena saat ini ku bimbang, ku ragu, ku cemas, ku khawatir. Awalnya aku sangat yakin dengan kondisi ini, yakin sekali . Tapi perlahan dengan semakin lama ku jalani pikiran ini semakin tak berarah terus bercabang. Karena mungkin kondisi saat ini berada dalam kondisi yang butuh perhatian dan dukungan. Tapi tak kudapatkan itu .
Selalu berpikir untuk merelakan, namun berat sekali . Tapi ku harus tegas, Mungkin awal bulan ku akan bertindak. Ku yakin sesal pasti ada dan pasti sangat menyesal bila itu benar terjadi. Ku pasrahkan saja, bahwa sudah semua tenaga ku keluarkan hingga akhirnya ku harus mengambil tindakan ku sendiri .

0 comments:

Post a Comment

Tidak Punya Gmail ?

Komentar dengan NAME/URL
NAME = Menggunakan Nama Kamu
URL = Kosongkan Saja